Tertekan dengan Pemanggilannya sebagai Saksi di Polres Tulungagung, IN Menunjuk Pengacara

By globalrealita 10 Jan 2019, 17:17:21 WIBBERITA

Tertekan dengan Pemanggilannya sebagai Saksi di Polres Tulungagung, IN Menunjuk Pengacara

Keterangan Gambar : Penasehat Hukum IN dari LBH Peradi yang terdiri H Darusman, SH, MH, Bambang, SH dan Khoirul Anam, SH, M.Sy.I


Globalrealita.com - Berstatus saksi pada UU ITE 'Pujiati', membuat IN dan keluarganya tertekan serta mengalami traumatik. Proses yang masih bergulir di Polres Tulungagung ini, memaksa IN untuk menggunaka penasehat hukum (PH) dari LBH Peradi Tulungagung, yang dimotori oleh H Darusman, SH, MH, Bambang, SH dan Khoirul Anam, SH, M.Sy.I, Rabu (9/1/2019).

Berdasar surat pemanggilan IN tertanggal 14 Desember 2018 oleh Polres Tulungagung sebagai saksi atas laporan DGS, hingga kini, IN beserta keluarga merasa tertekan.

"Saya mengenal 'Pujiati' itu baru akhir Oktober 2018 lalu via permintaan teman Facebook. Setelah saya konfirmasi pertemanan. Kemudian dia (Pujiati) meminta nomor WA saya. Dari pertemanan itu, hampir tiap hari dia selalu menghubungi saya, untuk mengajak ngobrol, tanya-tanya kabar, keberadaan, bahkan aktifitas saya sebagai wartawan," kata IN.

Sebelumnya, IN mengira akun FB Pujiati tersebut milik seorang wanita, sehingga diterima sebagai teman. Namun setelah memberikan nomor kontaknya, IN baru mengetahui bahwa pemilik akun Pujiati ternyata seorang laki-laki.

"Awalnya saya kira Pujiati itu wanita, gak taunya seorang laki-laki saat menghubungi saya via video call. Anehnya dia itu tahu saya yang menjanda dan profesi saya sebagai jurnalis," lanjutnya.

Dari pertemanan tersebut, IN tidak pernah berprasangka buruk kepada Pujiati, sehingga kerap berbincang dan ngobrol santai tanpa ada maksud apa-apa."Karena seringnya Pujiati ini hubungi saya, kadang saya sering jengkel, karena mengganggu aktifitas saya," ujarnya

Nah, dari pertemanan tersebut hingga penangkapan pemilik akun 'Pujiati' yang memiliki nama asli Wawan oleh Macan Agung Polres Tulungagung, IN dan keluarganya terkejut dan shock. Dimana tidak, pengungkapan tersebut seakan menyeret IN pada kasus ini.

"Saya tidak habis pikir, saya benar-benar tidak tahu duduk perkara kasusnya Pujiati, tapi kenapa tiba-tiba saya juga ikut dipanggil. Saya sangat trauma dengan penjemputan anggota Polres ke rumah saya. Saya tidak pernah menyuruh, tidak pernah menyebarluaskan, tidak ada niat menjelekkan orang apalagi mencemarkan nama baiknya," aku IN sembari meneteskan air mata.

Ironisnya, dari proses IN yang dijadikan saksi atas tindak pidana UU ITE di Polres Tulungagung, ada beberapa media yang memperparah kondisi IN dengan memberitakan status IN sebagai tersangka. #red



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Master SEO 11 Jan 2019, 11:28:31 WIB

    The site loading speed is incredible. ..... in your post is just excellent and i can assume you're an expert on this subject. ..... It seems that you are doing any unique trick. Also, The contents are masterpiece. you have performed a excellent process .... way you present valuable secrets by means of the web site and in addition

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Agen Bandar Judi Bola

    Any way I'll be acquiring in to your feed and I trust you post again soon. ...

    View Article
  • Bimtek Kepegawaian

    it is extremely a skillfully-inquired about substance and super wording. I were given ...

    View Article
  • Bimtek Keuangan

    This is my first time visit here. From the huge amounts of remarks on your ...

    View Article
  • Boneka Wisuda

    I simply want to say I’m very new to blogging and site-building and really liked ...

    View Article