Skandal Dana BOS : Hanya Kepala Sekolah dan Tuhan yang Mengetahui Pengelolaan Dana BOS
Munculnya Korupsi Baru, Dibalik Seribu Manfaat Dana BOS

By globalrealita 02 Jan 2018, 19:42:51 WIBopini

Skandal Dana BOS : Hanya Kepala Sekolah dan Tuhan yang Mengetahui Pengelolaan Dana BOS

Keterangan Gambar : Anak-anak Sekolah Dasar saat bercanda ria (foto : secpalembang)


GLOBALREALITA.COM – Memilukan itulah yang dirasa oleh sebagian orang tua murid, guru-guru dan sebagian lembaga swadaya masyarakat serta para pengamat pendidikan terkait dengan ketertutupan pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah.

Hal ini diindikasikan dengan masih maraknya berbagai pungutan yang dikemas dengan ragam cara dan bentuk atas kebijakan kepala sekolah.

Sebaliknya, para orang tua dan guru akan mendapat ancaman jika terus bertanya mengenai pengelolaan dana BOS, dari anak akan diintimidasi sampai dikeluarkan dari sekolah. Sementara untuk guru akan diancam dengan proses kenaikan pangkat guru terhambat.

Kemendiknas sudah memberikan kewenangan lebih besar kepada pemerintah daerah dalam penyaluran dana BOS. Dengan cara ini, diharapkan pengelolaan dana BOS menjadi lebih tepat waktu, dengan mempertimbangkan aspek tepat jumlah dan tak ada penyelewengan.

Seperti diketahui bersama, masalah utama dana BOS terletak pada penyaluran yang tidak tepat waktu dari pusat dan pengelolaan ditingkat sekolah yang tidak transparan.

Selama ini, keterlambatan transfer terjadi karena berbagai faktor, seperti keterlambatan transfer oleh pemerintah pusat, lamanya keluar surat pengantar pencairan dana oleh tim manajer BOS daerah dan yang sering kalai adalah proses administrasi yang dibuat oleh sekolah belum rampung sehingga pencairan dana BOS belum dapat diproses.

Dengan hal tersebut maka kepala sekolah harus mencari berbagai sumber pinjaman untuk mengatasi keterlambatan itu.

Bahkan, ada yang meminjam kepada pendana  dengan bunga tinggi. Untuk menutupi biaya ini, kepala sekolah akan memanipulasi surat pertanggungjawaban yang wajib disampaikan setiap triwulan kepada tim manajemen BOS daerah.

Ini mudah karena kuitansi kosong dan stempel toko mudah didapat. Kepala sekolah memiliki berbagai kuitansi kosong dan stempel dari beragam toko. Kepala sekolah dan bendahara sekolah dapat menyesuaikan bukti-bukti pembayaran sesuai dengan panduan dana BOS, seakan- akan tidak melanggar prosedur.

Perubahan mekanisme penyaluran dana BOS sesuai dengan mekanisme APBD secara tidak langsung mengundang keterlibatan birokrasi dan politisi lokal dalam penyaluran dana BOS.

Konsekuensinya, sekolah akan menanggung biaya politik dan birokrasi. Sekolah harus rela membayar sejumlah uang muka ataupun pemotongan dana sebagai syarat pencairan dana BOS.

Kepala sekolah dan guru juga harus loyal pada para atasan yang mempunyai kewenangan berlebih dalam hal ini. Dengan demikian, praktik korupsi dana BOS akan semakin marak karena aktor yang terlibat dalam penyaluran juga akan semakin banyak.

Salah satu penyebab utama maraknya penyelewengan dana BOS adalah minimnya partisipasi dan transparansi publik dalam pengelolaannya.

Pengelolaan dana BOS selama ini mutlak dalam kendali kepala sekolah tanpa keterlibatan warga sekolah, seperti orangtua murid, komite sekolah, guru, dan masyarakat sekitar sekolah.

Partisipasi warga sekolah dibatasi hanya dalam urusan pembayaran uang sekolah dan kegiatan-kegiatan tambahan yang ada di sekolah. Di luar urusan tersebut, warga sekolah tidak mempunyai kewenangan.

Paradigma berpikir pihak sekolah dan dinas pendidikan atas partisipasi publik atau masyarakat  ini perlu diluruskan.

Partisipasi publik merupakan syarat mutlak untuk menekan kebocoran dan penyelewengan dana pendidikan. Partisipasi publik harus senantiasa dimunculkan, bahkan dilembagakan, sampai pada tingkat pengambilan keputusan kebijakan strategis sekolah.

Warga sekolah seharusnya berperan menentukan kondisi masa depan sekolah lima atau sepuluh tahun mendatang. Oleh karena itu, mereka juga didorong untuk terlibat merumuskan kebijakan sekolah mulai perencanaan, pengalokasian, sampai pengelolaan anggaran sekolah.

Lebih dari itu, warga sekolah dapat mencermati pengelolaan dana sekolah lebih dalam. Warga sekolah dapat melihat seluruh dokumen pencatatan dan pelaporan keuangan sekolah.

Hal ini dimungkinkan karena Komisi Informasi Pusat telah memutuskan dokumen SPJ dana BOS adalah dokumen terbuka sepanjang telah diperiksa oleh lembaga pemeriksa dan disampaikan kepada lembaga perwakilan.

Publik, terutama warga sekolah, dapat memanfaatkan putusan ini guna mendapatkan informasi pengelolaan dana sekolah. Mereka juga dapat menggunakan putusan ini untuk menilai apakah penggunaan dana sekolah sudah wajar atau tidak.

Partisipasi dan keterbukaan informasi publik akan menguntungkan sekolah. Selain dapat menekan kebocoran anggaran, pihak sekolah juga dapat mengajak orangtua murid untuk menghimpun dan mengerahkan sumber daya untuk menutupi kekurangan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan.

Sekolah yang jujur dalam pengelolaan dana sekolah dengan mudah meraih simpati orangtua murid. Segala kekurangan sekolah, terutama dana pendidikan, akan mudah diatasi karena warga sekolah dengan ikhlas mencari dana itu pada pemerintah, swasta, atau mereka sendiri. Mereka pasti menginginkan sekolah yang jujur dan terbaik bagi anak-anak mereka.

Febri Hendri AA  Peneliti Senior ICW / Hadi Purwanto, ST. Peneliti Barracuda Indonesia

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

  1. Djarot 05 Jan 2018, 05:39:19 WIB

    Penyelewengan dana BOS yg diakukan kepsek memang sudah umum. Kwitansi abal-abal digunakan sebagai LPJ, sedangkan dana dialirkan entah kemana. Coba cek smpn 1 trawas, tetapi harus punya iman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh.

    A 31 Agu 2018, 23:33:12 WIB

    Kaum minoritas selalu dizalimi. Sudah dapat yang banyak. Masih pungli besar2an. Tp Allah maha melihat dan maha berat siksa nya

    Nor 03 Des 2018, 20:23:07 WIB

    Bagaimana kalao ada guru yg masih aktif d lembaga tersebut tdk di data d RAB BOP tersebut..mjd kesalahan lembaga / kepal sekolah tersebut nggk?

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • canadian pharmacy online

    <a href="http://canadianonlinexyz.com/">canadian online pharmacies</a> ...

    View Article
  • Paket Kampung Inggris

    Thanks mas broh... ...

    View Article
  • Nor

    Bagaimana kalao ada guru yg masih aktif d lembaga tersebut tdk di data d RAB BOP ...

    View Article
  • Jasa SEO Bergaransi Uang Kembali

    Makasih banget atas semua informasi yang tersaji melalui website Anda. Sangat ...

    View Article