Nyanyian Merdu Kepala SMAN 1 Sooko, Menjadi Tamparan Keras Bagi Dunia Pendidikan Nasional
Banyak SMA-SMA di Mojokerto terkait PPDB Online 2017 Tidak Menggunakan Formalitas

By globalrealita 23 Agu 2017, 12:42:11 WIBinvestigasi

Nyanyian Merdu Kepala SMAN 1 Sooko, Menjadi Tamparan Keras Bagi Dunia Pendidikan Nasional

Keterangan Gambar : Nampak dalam gambar siswa siswi salah satu sekolah unggulan di Mojokerto yaitu SMAN 1 Sooko sedang foto bersama. Insert gambar Kepala SMAN 1 Sooko; Endang Binarti, S.Pd, M.M.Pd., diduga depresi berat sehingga bernyanyi merdu tentang pelaksanaan PPDB Online 2017 di Kabupaten Mojokerto yang tidak menggunakan formalitas


“ Kepala SMAN 1 Sooko; Endang Binarti, S.Pd,M.M.Pd.  kembali bernyanyi merdu. Bahwa terkait pelaksanaan PPDB Online 2017 di wilayah Kabupaten Mojokerto banyak sekolah SMA yang mengesampingkan formalitas. Nyanyian merdu Endang Binarti itu laksana tamparan keras bagi dunia pendidikan Mojokerto. Tidak etis perkataan itu dilontarkan seorang Kepala SMAN 1 Sooko. Dimana kredibilitas Endang Binarti untuk memimpin SMAN 1 Sooko perlu dipertanyakan. Sangat disayangkan, karena SMAN 1 Sooko adalah salah satu sekolahan yang telah teruji melahirkan lulusan-lulusan berkualitas yang siap mengabdi bagi bumi pertiwi ini “

 

MOJOKERTO, GLOBALREALITA.COM – Terkait kisah depresi berat yang dirasakan oleh Kepala SMAN 1 Sooko, Endang Binarti kembali berlanjut. Berawal dari liputan yang dilakukan jurnalis muda globalrealita.com; Agus Budiono di SMAN 1 Sooko pada Senin (14/8) terkait pelaksanaan PPDB Online 2017 menjadi kisah yang semakin menarik.

Kali ini, depresi berat Kepala SMAN 1 Sooko bersambung menjadi “nyanyian merdu” yang kalau didengarkan seakan menjadi tamparan keras bagi SMA-SMA lainnya di Kabupaten Mojokerto. Betapa tidak, Endang Binarti tanpa sungkan langsung mengatakan terkait pelaksanaan PPDB Online 2017 di SMA-SMA lainnya banyak yang tidak menggunakan formalitas.

Entah depresi atau fakta, yang jelas perkataan Endang Binarti harus bisa dibuktikan secara hukum. Karena terus terang, sebagai pejabat publik hal itu tidak bisa dibenarkan kalau memang dikemudian hari Endang Binarti tidak bisa membuktikan kebenaran tuduhannya itu.

Menurut pengakuan Agus Budiono jurnalis globalrealita.com bahwa memang terlihat Kepala SMAN 1 Sooko ini sangat depresi berat, entah apa yang menghantui pikirannya.

“Kelihatannya ada masalah berat Kepala SMAN 1 Sooko ini. Pola depresinya sudah diambang batas. Kemarin dengan semena-mena menuduh wartawan memeras Rp 50 Juta. Tuduhan belum usai dilanjutkan lagi nyanyian merdu kepada SMA-SMA lain di Kabupaten Mojokerto,” jawabnya dengan senyum manis dibibir.

Agus Budiono juga mengatakan bahwa sikap arogansi Endang Binarti itu cukup disayangkan sebagai orang nomor satu di SMAN 1 Sooko. Yang jelas kalau perkataan Endang Binarti tidak bisa dibuktikan secara hukum maka bola panas akan kembali kepada dia sendiri.

“Sangat disayangkan SMAN 1 Sooko kalau dipimpin Endang Binarti. Lha wong pimpinan depresi kok diberi amanah mimpin. Kapan dia bisa mencerdaskan kehidupan murid-muridnya dengan ilmu yang berguna, lah wong didatangi jurnalis globalrealita.com sudah salah tingkah, pakai marah segala. Apa itu tidak depresi. Lucu lagi kalau mendengar nyanyian merdunya. Hancur SMAN 1 Sooko kalau dipimpin Kepala Sekolah yang depresi tingkat tinggi,” paparnya dengan tegas.

Seperti diberitakan sebelumnya, ricuhnya PPDB Online 2017 di SMAN 1 Sooko diduga karena banyaknya anak pejabat tinggi Mojokerto yang tidak layak diterima secara akademis tetapi dengan “Sulap Amerika” nyatanya bisa bersekolah di SMAN 1 Sooko sampai berita ini diturunkan.

Salah satu fakta yang ditemukan tim investigasi globalrealita.com adalah diterimanya salah satu siswa yang berinitial IDD. Diduga siswa ini bisa masuk SMAN 1 Sooko tanpa melalui jalur resmi layaknya siswa-siswa lainnya. Saat kami melakukan investigasi mendalam ternyata IDD adalah anak dari seorang pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Pejabat itu sendiri pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto dan cukup karismatik di wilayah Mojokerto.

Dari data yang kami temukan ternyata Nilai Ujian Nasional siswa bernama IDD hanya berjumlah 226.0. Tetapi akhirnya IDD bisa bersekolah di SMAN 1 Sooko, padahal saat pengumuman PPDB Online 2017 tertanggal 7 Juli 2017 pukul 00.30 WIB Nilai Ujian Nasional terendah yang diterima di SMAN 1 Sooko adalah 255.2. 

Padahal banyak siswa bersama orang tuanya yang tidak diterima di SMAN 1 Sooko melalui PPDB Online 2017, mengadu dan memberi kesaksian di kantor redaksi kami terkait tidak adilnya pelaksanaan PPDB Online 2017 kalau Nilai Ujian Nasional 226.0 diterima di SMAN 1 Sooko. Karena mereka menyaksikan sendiri sewaktu Pengumuman PPDB Online 2017 tertanggal 7 Juli 2017 yang diumumkan pukul 00.30 WIB, bahwa Nilai Ujian Nasional terendah yang diterima di SMAN 1 Sooko adalah 255.2. Memilukan dan memalukan. Bersambung (hadist/gus)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. replica watches uk 12 Des 2017, 08:40:25 WIB


    Chemical Laboratory - Developing various types of http://www.replicaonlines.me.uk lubricants and greases, which is http://www.perfectreplicawatch.me.uk important for the stable operation of http://www.replicasonline.me.uk mechanical watches and the smooth operation of http://www.replicawatches0.co.uk production machines.

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Jasa SEO Terbaik

    Makasih atas informasinya kawan. https://jasaseoweb.net/paket-jasa-seo-tahunan/ ...

    View Article
  • Tas Spunbond

    Woow,,, 40 tas mewah..? Sampai puluhan milyaran gitu nilainya, udah dapat berapa mobil ...

    View Article
  • Pusat Kuliner Jakarta

    Semoga terus berkembang nih kampung wisata kuliner di Banyuwangi ini. Jika berbagai ...

    View Article