Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dan IAI Award Tahun 2018
Berantas Tuberkulosis dengan Gemar Bertasbih

By globalrealita 23 Jul 2018, 20:30:42 WIBhealth

Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dan IAI Award Tahun 2018

Keterangan Gambar : Sekda Herry Suwito dengan memaparkan sejumlah keunggulan Kabupaten Mojokerto di berbagai bidang (Foto : Kominfo)


Globalrealita.com - Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menorehkan prestasi dengan masuk menjadi nominator dua kompetisi bergengsi tingkat nasional tahun ini. Antara lain Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di Lingkungan Kementrian /Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dan Indonesia Attractiveness Index (IAI) Award oleh Majalah Tempo.

Penilaian dan presentasi dilakukan masing-masing oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi dan Sekretaris Daerah, Herry Suwito di hari yang sama, Selasa (17/7).

Untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, inovasi “Gemar Bertasbi” atau Gerakan Masyarakat Berantas TB (Tuberkulosis) UPT Puskesmas Bangsal, terpilih mewakili Kabupaten Mojokerto. Wakil Bupati Pungkasiadi, dalam presentasinya menjelaskan jika Gemar Bertasbi merupakan hasil pemikiran yang bertujuan meningkatkan penemuan Penderita TB paru, sehingga pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin, mencegah penularan dan meluasnya penyakit TB paru, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mengurangi kemiskinan.

“Inovasi ini (Gemar Bertasbi), tahun 2017 telah direplikasi di 7 Puskesmas, selanjutnya akan direplikasikan pada 19 Puskesmas lain. Tentu kami juga akan mendorong semua Puskesmas untuk melaksanakan. Masih ada masyarakat yang dengan mudah mengatakan  batuk sebagai penyakit biasa. Gemar Bertasbi (Gerakan Masyarakat Berantas TB Paru 1 Rumah 1 Kader TB Paru) memiliki satu tujuan yakni menemukan penyakit TB Paru dengan pemberdayaan masyarakat agar dapat diobati sedini mungkin dan mencegah meluasnya penularan,” jabar wabup di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta Selatan.

Sebagai infromasi, tahun 2016 Indonesia menduduki peringkat ke 2 di dunia setelah India, diperkirakan ada 1 juta penderita dan baru 324 ribu yg ditemukan. Sedangkan tahun 2016 di Kabupaten Mojokerto ditemukan TB Paru sebanyak 998 dari target 1.156. Selanjutnya tahun 2016 UPT Puskesmas Bangsal menemukan penderita TB Paru sebanyak 26, dan di tahun 2017 ditemukan 54 Positif TB Paru dari 476 suspek.

Sedangkan untuk IAI Award, presentasi lengkap disajikan oleh Sekda Herry Suwito dengan memaparkan sejumlah keunggulan Kabupaten Mojokerto di berbagai bidang. Mulai pembangunan fisik berupa infrastruktur jalan, pariwisata, kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, iklim investasi hingga SDM. red/had



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Jasa SEO Terbaik

    Makasih atas informasinya kawan. https://jasaseoweb.net/paket-jasa-seo-tahunan/ ...

    View Article
  • Tas Spunbond

    Woow,,, 40 tas mewah..? Sampai puluhan milyaran gitu nilainya, udah dapat berapa mobil ...

    View Article
  • Pusat Kuliner Jakarta

    Semoga terus berkembang nih kampung wisata kuliner di Banyuwangi ini. Jika berbagai ...

    View Article