Gelar Gebyar PSN 2019, Cegah Demam Berdarah

By globalrealita 05 Feb 2019, 17:26:02 WIBBERITA

Gelar Gebyar PSN 2019, Cegah Demam Berdarah

Keterangan Gambar : Wali Kota Risma saat apel gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar di Lapangan Thor, Jumat (1/2). Apel itu dihadiri oleh 5.116 kader yang terdiri dari kader Bumantik, Rumantik (Guru Pemantau Jentik), Wamantik (Siswa Pemantau Jentik), LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan), dan pihak kecamatan


Globalrealita.com - Turunnya kasus demam berdarah dengue (DBD) Surabaya dari tahun ke tahun membuktikan bahwa penyakit demam berdarah bisa dicegah. Januari tahun lalu di Surabaya terdapat 42 kasus dan pada Januari tahun 2019 turun menjadi 23 kasus. Akan tetapi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tetap meminta kepada semua pihak, terutama Bumantik (Ibu Pemantau Jentik) untuk selalu gencar turun memantau jentik di rumah-rumah warga. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Risma saat apel gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang digelar di Lapangan Thor, Jumat (1/2). Apel itu dihadiri oleh 5.116 kader yang terdiri dari kader Bumantik, Rumantik (Guru Pemantau Jentik), Wamantik (Siswa Pemantau Jentik), LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan), dan pihak kecamatan. 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Risma mengimbau kepada para peserta apel untuk selalu untuk selalu menghindarkan keluarga dan tetangga dari DBD. Ia ingin agar tidak ada lagi korban DBD di Surabaya. 

Saat ini ada dua kecamatan di Surabaya yang angka penderita demam berdarahnya tertinggi, yaitu Kecamatan Tandes dan Kecamatan Wonokromo. Karena itu Wali Kota Risma mengajak untuk terus bergarak dan membuktikan jika kita semua mampu untuk memberantas DBD. 

Menurut Wali Kota Risma, apabila berusaha memberantas DBD, maka tidak hanya mendapatkan manfaat di dunia, tapi juga bisa mendapatkan pahala di akhirat nanti. Bahkan, ia mengaku apabila berbuat baik kepada sesama manusia, maka Wali Kota Risma yakin Tuhan tidak akan tinggal diam. 

DBD bisa menyerang siapa saja, bisa jadi itu adalah kepala keluarga. Jika sampai meninggal dunia, maka anak-anaknya akan jadi anak yatim piatu dan kemungkinan kalau ibunya tidak bisa membiayai sekolah akan putus sekolah. Kalau sudah putus sekolah lalu akan jadi anak nakal, sehingga kita juga ikut salah. 

Sekali lagi Wali Kota Risma mengajak untuk bersama memberantas DBD karena dengan begitu kita juga akan menyelamatkan orang lain dan masa depan anak-anak Surabaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya drg. Febria Rachmanita menjelaskan pada Bulan Januari 2019 ini, awalnya hanya ada 12 penderita demam berdarah. Lalu bertambah lagi sekarang menjadi 23 orang, dan 3 diantaranya masih infeksi DBD. Dari 31 Kecamatan di Surabaya, 11 kecamatan terdapat penderita DBD. Tertinggi adalah Tandes dengan 5 penderita, disusul Wonokromo dengan 4 penderita. Karena itu dua kecamatan tersebut diminta untuk gencar mencegah DBD. 

Feni-panggilan akrab Febria Rahmanita-menjelaskan, hingga saat ini, ada 23 ribu kader Bumantik di seluruh daerah di Kota Surabaya. Mereka setiap minggu sekali dan ada yang seminggu dua kali turun ke rumah-rumah warga untuk memantau jentik. Para Kader ini merupakan sukarelawan yang ikhlas membantu memantau jentik nyamuk DBD. (Humas Pemerintah Kota Surabaya)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Excellent post. I was checking constantly this blog and I’m impressed! Very useful ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    I conceive you have remarked some very interesting details , thanks for the post. ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    You can certainly see your skills in the work you write. The sector hopes for even ...

    View Article
  • Paket Tour Bromo Malang

    I savor, result in I discovered exactly what I used to be looking for. You have ...

    View Article