Dugaan Bocornya PPDB 2018, Pejabat Tinggi Dinas Pendidikan Mojokerto Diduga Mengasingkan Diri

By globalrealita 29 Sep 2018, 10:38:29 WIBinvestigasi

Dugaan Bocornya PPDB 2018, Pejabat Tinggi Dinas Pendidikan Mojokerto Diduga Mengasingkan Diri

Keterangan Gambar : Tim Barracuda Indonesia saat berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto bersama Sutrisno. S.Pd., Kasi Kurikulum Sekolah Dasar


Globalrealita.com – Tindakan tidak terpuji nampak jelas dilakukan oleh para pejabat tinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto saat menerima audensi atau kunjungan kehormatan DPP Barracuda Indonesia pada Jumat (28/9/2018).

Audensi Barracuda dengan OPD Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto ini terkait pembahasan dugaan bocornya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMP Negeri Tahun Ajaran 2018-2019 di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.

Perwakilan Barracuda Indonesia dalam audensi ini langsung dipimpin oleh Hadi Purwanto, ST. selaku Ketua Umum Barracuda Indonesia. Nampak hadir pula beberapa praktisi hukum dan cendekiawan muda Barracuda Indonesia. Total rombongan Barracuda Indonesia terdiri dari 10 orang.

Audensi yang diagendakan secara resmi pada Jumat (28/9/2018) pukul 09.00 WIB ini tidak berlangsung dengan baik dikarenakan para pejabat tinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto tidak berada ditempat dengan beranekaragam alasan. Diduga mereka ketakutan dan bersembunyi diri terkait dugaan bocornya pelaksanaan PPDB tahun 2018 tingkat SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto.

Para pejabat tinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto tersebut adalah Ir. Zaenal Abidin, M.M., M.T., selaku Kepala Dinas Pendidikan, Drs. Agus Sukaryono, M.Si., selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Drs. Achmad Faisol Prasetyo, MM., selaku Kasi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama.

“Bapak Zainal sedang ke Banyuwangi, Pak Agus tidak ada diruangannya. Anda bisa lihat sendiri. Sementara Pak Faisol juga sedang keluar entah kemana,” ujar salah satu staff Dinas Pendidikan Mojokerto yang tidak mau disebutkan namanya. Jumat (28/9/2018).

Staf ini juga menerangkan bahwa terkait adanya audensi bersama Barracuda pihak Dinas Pendidikan Mojokerto sudah tercantum dalam jadual kegiatan resmi.

“Agenda audensi dengan Barracuda sudah terjadual dan tertulis di agenda resmi. Mengenai ketiga pejabat tinggi tersebut  tidak ada di kantor saat audensi saya tidak mengetahuinya mas. Itu bukan kewenangan saya untuk menjawab,” paparnya.

Sementara itu Ketua Umum Bararcuda Indonesia, Hadi Purwanto, ST. menerangkan bahwa tidak hadirnya pejabat tinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto dalam audensi yang sudah terjadual resmi tersebut merupakan perbuatan tidak bermartabat yang sengaja dilakukan oleh petinggi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.

“Ini kantor mereka. Kalau kinerja mereka sudah benar kenapa mereka ketakutan dan bersembunyi secara berjamaah. Ada apa dengan pelaksanaan PPDB tahun 2018. Kalau mereka sibuk, kita memaklumi tetapi tidak begini caranya. Minimal mereka bisa mengirim surat jawaban kepada lembaga kita untuk menunda kegiatan audensi ini. Petinggi-petinggi tersebut orang berpendidikan dan beretika lho. Tetapi kenapa mereka ketakutan dan melarikan diri secara berjamaah,” tegas Hadi Purwanto.

Masih menurut Hadi, sebenarnya dalam audensi ini diharapkan adanya penjabaran resmi terkait pelaksanaan PPDB Tahun 2018 tingkat SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto dari para petinggi Dinas Penddikan Kabupaten Mojokerto.

“Barracuda hanya berharap adanya penjabaran yang relevan dan transparansi terkait kebijakan dalam pelaksanaan PPDB Tahun 2018. Kami menemukan beberapa anak pejabat tinggi di Pemkab Mojokerto bisa diterima pada PPDB 2018 melalui jalur regular. Padahal menurut hasil analisa dan riset kami, nilai mereka jauh dari kelayakan. Jumlah Nilai UAN mereka rata-rata dibawah 180,” papar Hadi.

Hadi menambahkan bahwa kebijakan anak pejabat tinggi tersebut diterima di SMP Negeri ternama adalah kewenangan petinggi Dinas Pendidikan Mojokerto.

“Kalau secara prosedural mereka memang layak diterima di SMP Negeri ternama tersebut berarti tidak masalah. Akan tetapi kalau sampai terjadi illegal logging atau adanya unsur KKN baru ini tidak benar. Ini salah satu poin yang sebenarnya kita harapkan dari kegiatan audensi ini. Sayangnya petinggi Dinas Pendidikan sebelum audensi dimulai sudah ketakutan dan melarikan diri,” tambah Hadi.

Hadi juga prihatin dengan Drs. Achmad Faisol Prasetyo, MM., selaku Kasi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama.

“Beliau saya hubungi di nomor telponnya 081232888696 sebanyak 18 kali tidak diangkat. Sungguh saya prihatin terhadap pelayanan publik para pejabat tinggi Dinas Pendidikan Mojokerto. Padahal mereka orang berpendidikan semuanya,” jelas Hadi.

Dalam kunjungan ini perwakilan Barracuda ditemui Sutrisno. S.Pd., Kasi Kurikulum Sekolah Dasar diruangannya.

“Saya tidak tahu menahu tentang hal ini. Disamping itu juga bukan kewenangan saya untuk menjawab hal ini,” jelas Sutrisno.

Sementara itu secara tidak disengaja, jurnalis Globalrealita.com menemukan Drs. Agus Sukaryono, M.Si., selaku Sekretaris Dinas Pendidikan sedang berada di warung kopi belakang kantor Dinas Pendidikan. Diduga beliau bersembunyi diri untuk menghindari audensi bersama dengan Barracuda.

“Saya tidak ikut-ikutan mas. Semua sudah diserahkan kepada Drs. Achmad Faisol Prasetyo, MM., selaku Kasi Kurikulum Sekolah Menengah Pertama. Saya ini mau ada urusan lain,” ujar Agus kepada jurnalis saat dikonfirmasi.

Nampak seketika itu wajah Drs. Agus Sukaryono, M.Si., selaku Sekretaris Dinas Pendidikan pucat memerah dan nampak resah karena ketahuan beliaunya sedang di warung kopi. *Heri



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Jasa SEO Terbaik

    Makasih atas informasinya kawan. https://jasaseoweb.net/paket-jasa-seo-tahunan/ ...

    View Article
  • Tas Spunbond

    Woow,,, 40 tas mewah..? Sampai puluhan milyaran gitu nilainya, udah dapat berapa mobil ...

    View Article
  • Pusat Kuliner Jakarta

    Semoga terus berkembang nih kampung wisata kuliner di Banyuwangi ini. Jika berbagai ...

    View Article