40 Tas Mewah Milik Bupati Kutai Kartanegara Disita KPK

By globalrealita 18 Jan 2018, 17:56:32 WIBBERITA

40 Tas Mewah Milik Bupati Kutai Kartanegara Disita KPK

Keterangan Gambar : Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasariditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang dari hasil gratifikasi.


GLOBALREALITA.COM – Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati non aktif Kutai Kartanegara, Rita Widyasari sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang dari hasil gratifikasi.

Sedikitnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan sekitar 40 tas mewah yang dibeli Rita untuk menyamarkan hasil penerimaan gratifikasinya.

"Sampai saat ini ada 40 tas yang kita sita terkait adanya indikasi tindak pidana pencucian uang yang dilakukan RIW (Rita Widyasari) dan semua tas ini asli ada sertifikatnya. Ada yang merk Dior, Hermes dan lain-lain, " ujar Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif saat konferensi pers di gedung KPK, Selasa (16/1).

Sejauh ini, Laode M. Syarif belum mengetahui nilai keseluruhan tas yang menjadi barang bukti dugaan tindak pidana pencucian yang dilakukan Rita.

Tetapi menurut Laode, berdasarkan perhitungan tim penyidik KPK  menerangkan bahwa Rita telah membelanjakan hasil gratifikasinya sebesar Rp 436 miliar, termasuk pembelian tas-tas mewah yang telah disita tersebut.

Diterangkan juga bahwa politisi Golkar itu selain membeli tas-tas mewah juga dibelikan sejumlah mobil, apartement, tanah dan aset lainnya dengan memakai nama orang lain.

Dalam perkara ini, KPK juga menetapkan komisaris PT media bangun bersama, Khairudin atas tindak pidana pencucian uang. Kedua orang tersebut disangkakan melanggar pasal 3 dan atau pasal 4 undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 Jo pasal 65 ayat satu KUHP.

Jumlah uang keseluruhan yang diterima bakal cagub Kalimantan Timur dari Partai Golkar itu mencapai Rp 12,975 miliar. Saat ini KPK juga telah menyita empat mobil mewah milik Rita yang namanya disamarkan menggunakan nama pihak lain.

Sebelumnya ada dua kasus yang membuat Rita menjadi tersangka yaitu penerimaan suap dan gratifikasi. Nilai gratifikasi dan suap yang diterimanya mencapai Rp 12 miliar lebih.

Selain Rita, Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun (HSG) dan PT Media Bangun Bersama, KHR (Khairudin) juga ditetapkan sebagai tersangka dari pihak pemberi.

Rita diduga menerima suap Rp 6 miliar dari PT Sawit Golden Prima terkait pemberian izin lokasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan Kelapa Sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

Sedangkan untuk penerimaan gratifikasi, Rita diduga menerima dari Komisaris PT Media Bangun Bersama, KHR (Khairudin) sebesar USD 775.000 atau setara Rp 6,975 miliar. (BAM)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. Tas Spunbond 01 Nov 2018, 16:11:03 WIB

    Woow,,, 40 tas mewah..?
    Sampai puluhan milyaran gitu nilainya, udah dapat berapa mobil mewah tuh...? :D

    Btw, aku malah punya 50 tas lebih loh, tapi bukan tas mewah, cuma tas spunbond alias goodie bag, wkwkwkw.. :D

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Jasa SEO Indonesia Terbaik Bergaransi Uang Kembali

    Tampilan web Anda sangat bagus dan menarik. Great Job! ...

    View Article
  • Jasa SEO Terbaik

    Makasih atas informasinya kawan. https://jasaseoweb.net/paket-jasa-seo-tahunan/ ...

    View Article
  • Tas Spunbond

    Woow,,, 40 tas mewah..? Sampai puluhan milyaran gitu nilainya, udah dapat berapa mobil ...

    View Article
  • Pusat Kuliner Jakarta

    Semoga terus berkembang nih kampung wisata kuliner di Banyuwangi ini. Jika berbagai ...

    View Article